Selasa, 16 Juni 2015

Marhaban Yaa Ramadhan

مرحبا يا رمضا ن









يأيهاالذينءامنواكتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من كبلكم لعلكم تتقون :  البقرۃ ۱۸۳

Artinya : “ Hai Orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS.Al-Baqarah :183)

Marhaban yaa Ramadhan, selamat datang bulan ibadah dan pengampunan, ramadahan memang disebut sebagai bulan yang penuh dengan keutamaan. Ada yang menyebutnya sebagai bulan pembinaan, bulan ibadah dan pengampunan.bulan solidaritas bahkan bulan jihad san pengorbanan. Semua syiar tersebut terangkum dalam satu sebutan dan gelar "Syayyidus syuhur" (Penghulu Para Bulan).

Ada nilai yang besar yang patut kita pahami sehubungan dengan bulan ramadhan, ramadhan adalah sistim Rabbani dalam mewujudkan masyarakat islam, Pensyari’atannya sebulan penuh adalah merupakan sebuah Paket  Studi Intensif dan masa orientasi nilai yang sangat padat dengan adanya jaminan ganjaran amal ibadah yang dilipatgandakan selama bulan ramadhan, dan ganjarannya yang besar langsung dari Allah SWT sebagaimana tergambar dari banyak hadits sahih.

Dan ketika Allah SWT menyampaikan kepada kita tentang penetapan bulan suci Ramadahan sebagai bulan penggemblengan diri menuju pribadi bertaqwa. Dia memulai dengan seruan ”Yaa Ayyuhal Ladziina aamanuu”. Inilah sebuah kekhususan dari sistem pendidikan ilahi. Pendidikan dan penumbuhan keimanan merupakan langkah pertama dan utama yang perlu dilakukan oleh setiap pribadi yang bercita-cita memikul sebuah tugas besar dan mulia. Seseorang tak akan mampu memikul tugas-tugas itu apabila tidak dilandasi dengan iman yang kokoh dan kuat. Berpuasa dan melakukan ibadah lainnya dibulan suci ramadhan sangat menuntut keikhlasan dan kesabaran tentu tak akan mampu ditunaikan tanpa dilandasi dengan iman, singkatnya bahwa hanya mereka yang berimanlah yang akan mampu menunaikan semua seruan ini dengan baik.

Sekarang  mari kita mengamati fenomena dan sikap manusia dalam menyambut kedatangan Bulan Suci ini, dengan satu harapan bulan Ramadahan ini bisa mengavaluasi diri kita. Sehingga betapa mulianya bulan ini sehingga dalam sebuah hadits nabi pernah bersabda  :

من فرح بدخل رمضان حرمﷲجسدہ على نرا

Artinya :“ Barang siapa yang bergembira atas kedatangan bulan ramadhan, maka diharamkan jasadnya tersentuh api neraka”.(Al-hadits)

Manusia yang gembira atas kedatangan bulan suci Ramadhan, bagi mereka adalah kehadiran tamu yang agung pembawa berkah, rahmat dan ampunan yang ditunggu-tunggu dan dirindukan. Mereka menyadari bahwa bulan Suci Ramadhan adalah bulan ketaatan dan taqarrub kepada Allah, dan tak dapat dipungkiri bahwa suasana Ramadhan betul-betul mengkondisikan orang-orang untuk taat dan taqarrub kepada Allah.

Oleh karenanya marilah kita semua menunaikan dan menyambut bulan suci ini dengan kesiapan dan keimanan untuk melakukan ibadah ibadah didalamnya, sehingga mudah-mudahan kita semua bisa keluar dari bulan suci ini dengan predikat taqwa. Aamiin...Marhaban Yaa Ramadhan.!!   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar