Rabu, 06 November 2013

7-Hal Penting Memasarkan Produk

Kegiatan pemasaran atau memasarkan sebuah produk atau jasa tidak semata-mata bagaimana menjual dan memperoleh profit diakhir aktifitas itu. Kegiatan memasarkan atau marketing adalah kegiatan untuk memberitahu dan menawarkan dan menjual produk atau jasa yang diperlukan konsumen.Yang perlu diperhatikan adalah produk atau jasa tersebut ditawarkan kepada pasar atau konsumen yang tepat, sesuai target marketnya. Kita tidak mungkin menawarkan produk yang jauh dari kebutuhan konsumen. Berasa gak nyambung aja.Kata orang, kegiatan pemasaran adalah kegiatan diagnosa. Kita, yang punya produk, harus tahu betul apa yang diinginkan konsumen, sehingga ‘obat’ bisa diberikan dengan tepat. Jangan sampai, obatnya mahal tapi gak tepat penggunaanya, sehingga akan sia-sia dalam waktu dan biaya.Seheboh apapun kegiatan menawarkan sebuah produk atau layanan jasa kepada konsumen yang sama-sekali tidak tepat adalah tindakan yang kurang tepat. Pertama-tama, agar semuanya tepat, produk yang akan ditawarkan harus berdasarkan pengetahuan tentang kebutuhan pasar.Ada beberapa hal dalam memasarkan produk atau jasa usaha kita yang perlu diperhatikan sebelum menjadi kesalahan fatal.1. Tentukan waktu yang tepat. Yup. Tentukan kapan waktu yang cocok untuk menghubungi atau mendatangi konsumen [jemput bola] adalah hal mendasar yang mesti dilakukan usaha kita. Jika sporadis atau asal-asalan akan memberikan kesan kurang baik. Kebayang gak, saat menawarkan produk souvenir di saat konsumen lagi ga mood ? Bisa-bisa kita kena damprat.Kalau memang harus presentasi tentang produk atau layanan jasa kita, coba aja telpon lebih dahulu tanyakan kapan ada waktu.2. Perhatikan Tagline Produk. Apapun usaha kita, mulai dari produk makanan, minuman atau jasa tentunya memerlukan kegiatan promosi yang tepat. Bentuk yang paling sederhana misalnya dengan menyebarkan brosur atau Katalog. Saat membuat tagline produk , maka kalimatnya harus jelas, singkat, langsung diingat dan gak ber tele-tele. Secara desain, ya harusnya sih eye catching. Tujuannya agar konsumen gak ragu dan yakin dalam mengambil keputusan menggunakan produk yang kita pasarkan.3. Potongan Harga plus pemberian bonus. Diskon atau potongan harga kadang dicari oleh konsumen. Tapi bagi kita, pelaku usaha, pemberian diskon dan bonus harus dipikirkan kapan diberikan kepada konsumen. Waktu yang paling tepat adalah saat penjualan menurun selain adanya strategi dari pesaing yang sedang melakukan kegiatan promosi.
Potongan harga dan mekanisme bonus harus berdasarkan rencana dan alasan-alasan yang benar dan tepat. Jangan sampai, kegiatan memberikan potongan harga dan bonus ini malah memberikan kesan produk atau jasa layanan kita dianggap tidak bagus oleh konsumen.
4. Buat Daftar Konsumen.Kenapa ? Hal ini untuk membedakan konsumen atau pelanggan mana saja yang perlu didekati dan diingatkan tentang produk dan jasa kita. Ingat, tidak semua konsumen diperlakukan atau dilayani dengan cara yang sama baik individu atau kelompok. Ada skala prioritas dan caranya masing-masing.5.Intensitas Komunikasi. Jangan bosan berkomunikasi dengan konsumen dalam bentuk apapun. Apalagi usaha kita sudah mempunyai banyak pelanggan. Lakukan komunikasi dengan berbagai cara. On line, SMS, imel, BBM. Beritahukan kepada konsumen kita tentang, misalnya, kenaikan harga, produk baru, potongan harga, program khusus dan sebagainya.6. Siapa Konsumen Kita ? Sebelum melakukan pemasaran, target siapa konsumen atau pelanggan usaha kita harus direncanakan dengan jelas. Mereka yang akan menjadi konsumen kita, harus jelas, akurat dan memiliki potensi dengan daya belinya.7. Bisnis berjangka panjang. Pelaku usaha dan orang-orang pemasaran pasti sudah sadar sejak awal bahwa bisnis yang sukses adalah bisnis yang terus berjalan, jangka panjang. Faktor lain yang memberikan pengaruh terhadap bisnis kita adalah kepercayaan konsumen. Segitu pentingnya trust konsumen. Hindari ngadalin konsumen soal produk dan layanan usaha kita. Jujurlah soal potongan harga, layanan, dan hal lain.
Selamat mencoba memasarkan produk dan hati-hati jangan membuat kesalahan. Sedikit salah dengan konsumen bakalan ribet. Ujung-ujungnya usaha kita akan ditinggalin konsumen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar