Kegiatan pemasaran atau memasarkan sebuah produk atau jasa tidak semata-mata
bagaimana menjual dan memperoleh profit diakhir aktifitas itu. Kegiatan
memasarkan atau marketing adalah kegiatan untuk memberitahu dan menawarkan dan
menjual produk atau jasa yang diperlukan konsumen.Yang
perlu diperhatikan adalah produk atau jasa tersebut ditawarkan kepada pasar
atau konsumen yang tepat, sesuai target marketnya. Kita tidak mungkin
menawarkan produk yang jauh dari kebutuhan konsumen. Berasa gak nyambung aja.Kata
orang, kegiatan pemasaran adalah kegiatan diagnosa. Kita, yang punya produk,
harus tahu betul apa yang diinginkan konsumen, sehingga ‘obat’ bisa diberikan
dengan tepat. Jangan sampai, obatnya mahal tapi gak tepat penggunaanya,
sehingga akan sia-sia dalam waktu dan biaya.Seheboh
apapun kegiatan menawarkan sebuah produk atau layanan jasa kepada konsumen yang
sama-sekali tidak tepat adalah tindakan yang kurang tepat. Pertama-tama, agar
semuanya tepat, produk yang akan ditawarkan harus berdasarkan pengetahuan
tentang kebutuhan pasar.Ada
beberapa hal dalam memasarkan produk atau jasa usaha kita yang perlu
diperhatikan sebelum menjadi kesalahan fatal.1. Tentukan
waktu yang tepat. Yup. Tentukan kapan waktu yang cocok untuk menghubungi
atau mendatangi konsumen [jemput bola] adalah hal mendasar yang mesti dilakukan
usaha kita. Jika sporadis atau asal-asalan akan memberikan kesan kurang baik.
Kebayang gak, saat menawarkan produk souvenir di saat konsumen lagi ga mood ?
Bisa-bisa kita kena damprat.Kalau
memang harus presentasi tentang produk atau layanan jasa kita, coba aja telpon
lebih dahulu tanyakan kapan ada waktu.2.
Perhatikan Tagline Produk. Apapun usaha kita, mulai
dari produk makanan, minuman atau jasa tentunya memerlukan kegiatan promosi
yang tepat. Bentuk yang paling sederhana misalnya dengan menyebarkan brosur
atau Katalog. Saat membuat tagline produk , maka kalimatnya harus jelas,
singkat, langsung diingat dan gak ber tele-tele. Secara desain, ya harusnya sih
eye catching. Tujuannya agar konsumen gak ragu dan yakin dalam mengambil
keputusan menggunakan produk yang kita pasarkan.3.
Potongan Harga plus pemberian bonus. Diskon atau potongan
harga kadang dicari oleh konsumen. Tapi bagi kita, pelaku usaha, pemberian
diskon dan bonus harus dipikirkan kapan diberikan kepada konsumen. Waktu yang
paling tepat adalah saat penjualan menurun selain adanya strategi dari pesaing
yang sedang melakukan kegiatan promosi.
Potongan harga dan mekanisme bonus harus berdasarkan rencana dan alasan-alasan
yang benar dan tepat. Jangan sampai, kegiatan memberikan potongan harga dan
bonus ini malah memberikan kesan produk atau jasa layanan kita dianggap tidak
bagus oleh konsumen.4. Buat
Daftar Konsumen.Kenapa ? Hal ini untuk membedakan
konsumen atau pelanggan mana saja yang perlu didekati dan diingatkan tentang
produk dan jasa kita. Ingat, tidak semua konsumen diperlakukan atau dilayani
dengan cara yang sama baik individu atau kelompok. Ada skala prioritas dan
caranya masing-masing.5.Intensitas
Komunikasi. Jangan bosan berkomunikasi dengan konsumen dalam bentuk apapun.
Apalagi usaha kita sudah mempunyai banyak pelanggan. Lakukan komunikasi dengan
berbagai cara. On line, SMS, imel, BBM. Beritahukan kepada konsumen kita
tentang, misalnya, kenaikan harga, produk baru, potongan harga, program khusus
dan sebagainya.6.
Siapa Konsumen Kita ? Sebelum melakukan pemasaran, target siapa konsumen atau
pelanggan usaha kita harus direncanakan dengan jelas. Mereka yang akan menjadi
konsumen kita, harus jelas, akurat dan memiliki potensi dengan daya belinya.7. Bisnis berjangka panjang. Pelaku usaha dan orang-orang pemasaran
pasti sudah sadar sejak awal bahwa bisnis yang sukses adalah bisnis yang terus berjalan,
jangka panjang. Faktor lain yang memberikan pengaruh terhadap bisnis kita
adalah kepercayaan konsumen. Segitu pentingnya trust konsumen. Hindari ngadalin konsumen
soal produk dan layanan usaha kita. Jujurlah soal potongan harga, layanan, dan
hal lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar